Foto GaLeri

Foto GaLeri

13 Jun 2010

..AMALAN MUSTAJAB PADA BULAN REJAB..

assalamualaikum ya muslimin dan muslimat sekalian..semoga antum semua berada dalam keadaan baik-baik sahaja hari ini.
  sedar atau tidak,pejam celik pejam celik,kita semua sudah tiba di awal bulan rejab.ana ucapkan selamat mengamalkan amalan pada bulan keberkatan ini.kepada yang berpuasa sunat 1 rejab,ana ucapkan selamat berpuasa sunat rejab.kepada kaum hawa yang tidak berkesempatan untuk berpuasa sunat hari ini(xleh solat),puasalah bila antum semua boleh yea..jangan lupe tau..=)
kepada kaum adam pulak,tak de alasan untuk katakan tidak.betul tak??=)
haaa...bercakap soal bulan rejab ini,ana nak share sedikit ilmu berkaitan fadhilat bulan rejab ini.ana mulakan dengan puasa sunat rejab nie.antum semua tahu kan amalan sunat  sememangnya menjadi keutamaan dan diberi ganjaran pahala yang berlipat-lipat ganda ialah puasa sunat.ermm..paling baik lah dikerjakan 30 hari(sepanjang bulan rejab)sebagaimana diamalkan oleh nabi kita,muhammad saw.akan tetapi,sekiranya tak mampu buatlah setakat yang antum semua mampu.ana pun mungkin tidak mampu.(^_^)
   ana petik sebuah hadis rasulullah saw yang bermaksud"sesiapa yang berpuasa sebulan pada bulan rejab,maka allah taala menyeru kepada mereka"telah wajib hakmu atasku,mintalah olehmu kepadaku,demi ketinggian dan kebesaranku,tidak akan aku tolak hajatmu.engkau adalah jiranku di bawah arasyku.engkau kekasihku daripada semua makhlukku.engkau mulia di sisiku.berbahagialah kamu,tiada hijab antara aku dan engkau"
  1.     berpuasa sunat rejab 20 hari,maka allah taala mengampunkan dosa2 yang lalu
  2.     puasa 19 hari,maka allah taala membina untuknya sebuah mahligai syurga
  3.     puasa 16 hari,akan dapat melihat allah taala di syurga
  4.     puasa 15 hari,maka allah taala memberi pahala seperti puasa seratus ribu tahun(menurut saidina ali)
  5.     puasa 14 hari,maka allah taala memberi pahala seperti berpuasa sepuluh ribu tahun(menurut  saidina ali)
  6.     puasa 13 hari.maka diberi pahala seperti berpuasa tiga ribu tahun
  7.     puasa 10 hari,maka allah taala memberi 2 sayap untuk terbang seperti kilat di atas titian siratal-mustaqim pada hari kiamat
  8.     puasa 9 hari,akan dapat mengucap ketika keluar dari kubur dan tidak ditolak masuk
  9.     puasa 8 hari,akan di buka lapan pintu syurga pada hari kiamat
  10.     puasa 7 hari,akan ditutup pintu neraka pada hari kiamat
  11.     puasa 6 hari,akan di keluarkan dari kubur pada hari kiamat dengan muka yang bercahaya
  12.     puasa 4 hari,akan menjauhi bala bencana dan penyakit yang berat serta fitnah dajjal pada hari kiamat
  13.     puasa 3 hari,akan dibinakan benteng yang menghalang ke neraka
  14.     puasa 2 hari,akan dipergandakan pahala ibadatnya
  15.     puasa 1 hari,di beri pahala seperti berpuasa 40 tahun dan diberi minum air syurga dan diberi pahala seperti mengerjakan ibadat seumur hidup
berpuasa sunat pada bulan rejab ini akan memberi ganjaran pahala jika dikerjakan pula solat2 sunat pada malam dan siangnya.

sumber ini ana peroleh dari buku amalan mustajab keluaran seribu dinar..apa yang ana harapkan adalah semoga antum semua mendapat sedikit pengetahuan mengenai bulan ini..
wallahualam...

07 Jun 2010

.....KENALI TOKOH ISLAM....

Mush'ab Bin 'Umair


Sepulang dari mengikat janji dengan RasuluLlah di lembah Aqabah, ummat Islam Yastrib segera pulang kembali ke kotanya dan mulai menyusun strategi da'wah yang akan diterapkan di Yastrib. Situasi "ipoleksus" Yastrib saat itu benar-benar memerlukan pemikiran dan kerja bersama untuk menghadapinya. Saat itu jalur ekonomi dan politik dikuasai oleh orang-orang Yahudi. Sistem riba yang diterapkan Yahudi sangat mengganggu roda perekonomian, di mana kesenjangan antara kaya dan miskin terama kentara.

Sementara itu kesatuan masyarakat Yastrib yang terdiri dari berbagai suku, selalu dalam kondisi terpecah dan saling curiga, ditambah dengan intrik-intrik Yahudi yang selalu meniupkan rasa permusuhan di antara mereka. Opini umum saat itu juga dikuasai Yahudi. Keadaan diperparah dengan kepercayaan tradisi leluhur dan animisme yang membelenggu cara berpikir masyarakat. Singkatnya, jalan da'wah di Yastrib masih terasa teramat sulit.

Hasil pengamatan lapangan ini semua memerlukan analisis dan penyusunan strategi yang briliant, dan juga sekaligus "bil-hikmah" serta "istiqomah". Perlu pendekatan kompromistis tanpa harus menyelewengkan nilai-nilai al-Islam. Mereka berpikir keras dan menyusun strategi. Akhirnya diputuskan untuk menempuh jalan da'wah sirriyyah (da'wah secara diam-diam).

Dalam musyawarah pasca Aqabah itu, diputuskan juga untuk menugaskan seseorang untuk menghadap RasuluLlah, meminta kepada beliau untuk mengirimkan seorang da'i dan instruktur ke Yastrib. Da'i ini dipandang sangat perlu untuk mengajar "alif-ba-ta"nya ajaran-ajaran Al-Qur'an, sekaligus menjadi "uswah" mereka dalam cara hidup yang Islami. Menurut mereka inilah cara terbaik untuk meningkatkan akselerasi da'wah di Yastrib, tanpa harus kehilangan arah.

RasuluLlah sangat menghargai nilai strategis yang telah diputuskan oleh kaum muslimin Yastrib, beliau juga sangat memahami obsesi yang mereka miliki saat itu. Akhirnya, beliau memutuskan untuk mengabulkan permohonan delegasi Yastrib, serta menunjuk Mush'ab al-Khair bin 'Umair RA. Tentunya bukan tanpa alasan RasuluLlah memilih pemuda pendiam yang satu ini. Beberapa sisi kehidupan yang ada pada diri Mush'ab sangat menentukan dalam mengantarkannya m enduduki jabatan penting ini. Ia adalah kader RasuluLlah hasil binaan dan tempaan madrasah Arqom bin Arqom. Dengan begitu kualitas dan taat asasnya sangat terjamin.

Mush'ab adalah tipe muslim yang mengutamakan banyak kerja. Dengan sikap "sami'na wa atho'na", Mush'ab menerima tugas yang diamanahkan RasululuLlah ke atas pundaknya. Jadilah ia seorang utusan dari Sang Utusan. Dengan segera, sesampainya di Yastrib, Mush'ab menemui para naqib (pimpinan kelompok) yang ditunjuk RasuluLlah di Aqabah. Dengan mereka, Mush'ab membuat koutline langkah-langkah da'wah yang akan mereka lakukan. Untuk menghindari benturan langsung dengan masyarakat Yahudi, yang saat itu sangat geram karena mengetahui bahwa Nabi Terakhir ternyata bukan dari kalangan mereka, Mush'ab menetapkan untuk mempertahankan jalan da'wah secara sirriyyah. Disamping itu, ditetapkan kuntuk mempertinggi intensitas da'wah kepada beberapa kabilah, terutama Aus dan Khajraj, karena kedua kabilah ini dinilai sangat potensial dan merupakan kunci dalam memudahkan jalan da'wah.

Mush'ab bin Umair terjun langsung memimpin para naqib dalam berda'wah. Beliau berda'wah tanpa membagi-bagikan roti dan nasi atau jampi-jampi. Ia meyakini Islam ini adalah dienul-haq, dan harus disampaikan dengan haq (benar) pula, bukan dengan bujukan apalagi paksaan. Mush'ab terkenal sangat lembut namun tegas dalam menyampaikan da'wahnya, termasuk ketika ia diancam dengan pedang oleh Usaid bin Khudzair dan Sa'ad bin Muadz, dua pemuka Bani Abdil Asyhal. Dengan tenang, Mush'ab berkata: "Mengapa anda tidak duduk dulu bersama kami untuk mendengarkan apa yang saya sampaikan? Bila tertarik, alhamduliLlah, bila tidak, kami pun tidak akan memaksakan apa-apa yang tidak kalian sukai." Keduanya terdiam dan menerima tawaran Mush'ab, duduk mendengarkan apa yang dikatakannya. Mereka ternyata tidak hanya sekedar tertarik, dengan seketika keduanya bersyahadat ... dan tidak itu saja mereka kembali kepada kelompok masyarakatnya dan mengajak mereka semua memeluk Islam.

Demikianlah, satu persatu kabilah-kabilah di Yastrib menerima Islam. Hampir semua anggota kedua kabilah besar: Aus dan Khajraj, mau dan mampu menerima Islam. Gaya hidup terasa mulai berubah di Yastrib. Lingkaran jamaah muslim semakin melebar, hampir di setiap perkampungan ditemui halaqah-halaqah Al-Qur'an. Potensi ummat telah tergalang, namun demikian Mush'ab tidak lantas merasa berwenang untuk memutuskan langkah da'wah selanjutnya.

Untuk itu Mush'ab mengirim utusan kepada RasuluLlah untuk meminta pendapat beliau mengenai langkah da'wah selanjutnya, apakah perlu diadakan "show of force" dengan sholat berjamaah di Musim haji tiba! Mush'ab bersama tujuh puluh-an muslim Yastrib menuju Makkah dengan tujuan utama menemui pimpinannya: RasuluLlah SAW, untuk melaporkan hasil dan problema da'wah di Yastrib, serta mengantarkan para muslimin Yastrib untuk berbai'ah kepada RasuluLlah SAW. Mush'ab tidak berlama-lama di kampung halamannya, karena tugasnya di Yastrib telah menanti.

Beliau segera kembali bersama rombongan menuju ke Yastrib untuk semakin menggiatkan aktifitas da'wah, serta mempersiapkan kondisi bila sewaktu-waktu RasuluLlah dan muslimin Makkah berhijrah ke Yastrib. Penerapan nilai-nilai Islam di Yastrib berjalan mulus, murni dan konsekuen. Kaum Yahudi tidak banyak berbicara, mereka melihat kekuatan muslimin yang semakin besar, sulit untuk dipecah. Singkatnya, saat itu, kota Yastrib dan mayoritas penduduknya telah siap secara aqidah dan siyasah (politik). Mereka dengan antusias menantikan kedatangan RasuluLlah d an muslimin Makkah.

Akhirnya, sampailah para muhajirrin dari Makkah di Madinah ... Islam berkembang semakin luas dan kuat. Pada titik ini, bukan berarti Mush'ab minta pensiun, karena beliau menyadari bahwa tugas seorang da'i tak kenal henti. Beliau tetap terlibat aktif dalam da'wah dan peperangan. Beliau mendapatkan syahid-nya di medan pertempuran Uhud. RasuluLlah sangat terharu sampai menitikkkan air mata ketika melihat jenazah Mush'ab. Kain yang dipakai kuntuk mengkafaninya tidak cukup, bila ditarik untuk menutupi kepalanya, tersingkaplah bagian k akinya, dan bila di tarik ke bawah, tersingkaplah bagian kepalanya. RasuluLlah terkenang dengan masa muda pemuda Quraisy ini yang mempunyai puluhan pasang pakaian yang indah-indah. Saat itulah RasuluLlah membaca bagian dari surat al-Ahzab ayat 23:

"Sebagian mu'min ada yang telah menepati janji mereka kepada ALlah, sebagian mereka mati syahid, sebagian lainnya masih menunggu, dan mereka memang tidak pernah mengingkari janji." Mush'ab bin 'Umair wafat dalam usia belum lagi 40 tahun. Ia masih muda, tidak sempat melihat hasil positif dari kerja akbar yang telah dilakukannya. Semoga ALlah Rabbul Jalil merahmati Mush'ab al-Khair bin 'Umair.

21 Mei 2010

11 Mei 2010

~~dosa-dosa & facebook...renung2kanlah~~

dosa-dosa & facebook...renung2kanlah

pada 08hb Mei 2010 pukul 2.03 pagi


saya dapat ni daripada sepupu saya yang mana beliau sendiri mengambilnya daripada rakan masjid@yahoo.group.com, posted by hamba Allah name nur_islam...
asalnya daripada Zaharuddin.net.


renungkanlah...terutama bagi muslimah, renungkan bahagian gambar tu...semoga Allah melindungi kita dari dosa yang x dsedari dek kejahilan diri...asif jiddan kalau ada slh dn silp...mohon diperbetulkan andai ada kesalahan dlm mane2 nota ana.


Semenjak empat bulan terlibat dalam menyampaikan mesej kebaikan, melarang kemungkaran melalui facebook. Disedari terdapat beberapa cara penggunaannya yang patut ditegah dan boleh jatuh perbuatan tersebut kepada haram, malah berganda-ganda haramnya.
Perlakuan dan perbuatan melalui facebook yang boleh mengundang dosa terlalu banyak, namun di kesempatan ini, cukup saya senaraikan enam perkara, iaitu :-


1) Mendedah keaiban suami, isteri di facebook.
Terdapat beberapa kes yang dilihat sama ada secara langsung atau tidak langsung, pemilik facebook meluahkan perasaan sedih, kecewa, benci, marah terhadap pasangan di ruang status mereka. Mendesak suami atau isteri juga melalui status facebook. Kemudian, status tersebut mendapat komentar pelbagai dari rakan-rakan mereka. Sebagai contoh, ada yang secara terbuka mendesak suami membeli rumah, kereta, pinggan mangkuk, perabot, pakaian dan sebegainya melalui status mereka. Tertekanlah suami serba salah.

Sebagaimana yang disebut oleh ramai specialist di dalam bidang rumah tangga, kebanyakan wanita suka berkongsi dan meluahkan perasaan mereka kepada orang lain sebagai pelepas kepada beban yang ditanggung. Adakalanya ia mungkin bukan bertujuan untuk menjatuhkan suaminya, bukan pula untuk tujuan membuka aib suami atau untuk mencari penyelesaian. Pendedahan itu hanya sebagai pelepas tekanan di dalam diri.
Namun, tanpa disedari perbuatan tersebut tergolong dalam mengumpat yang diharamkan oleh Islam. Semua perlu memahami bahawa mereka tidak boleh sewenangnya bercerita perihal rumahtangga atau pasangan mereka secara terbuka sama ada melalui facebook atau kepada rakan di pejabat dan sebagainya. Sebarang masalah yang sudah tidak dapat diselesaikan olehnya, hanya dibenarkan untuk diluahkan kepada seseorang yang diyakini punyai autoriti seperti ibubapa, mertua dan adik beradik yang diyakini boleh berperanan membantu, bukan berpotensi mengeruhkan lagi keadaan. Boleh juga dikongsikan secara tertutup kepada pihak ketiga seperti Qadhi, Mufti, para ilmuan sama ada Ustaz, Ustazah atau Kaunselor Rumahtangga.


Pendedahan masalah dan info yang boleh mengaibkan suami (dan isteri) TIDAK DIBENARKAN sama sekali disebarkan melalui facebook. Apabila ia dilakukan, ia dengan mudah sekali boleh mengundang dosa.


Terdapat sebahagiannya info tidak secara langsung mengaibkan pasangan, tetapi selaku pembaca, kita dapat ‘membaca' dan mengetahui secara tersirat bahawa si pemilik sedang ‘perang dingin' dengan pasangannya. Ada juga yang difahami, suaminya sedang gagal memenuhi apa yang diingininya, bersifat kurang baik kepadanya dan sebagainya. Ingatlah semua, rumahtangga adalah amanah, jangan meruntuhkannya melalui facebook.


Beramanahlah, berikan suami dan isteri anda password facebook anda, agar mereka sentiasa boleh meneliti mesej-mesej yang dihantar kepada anda. Boleh juga pasangan berperanan selaku penyemak dan memadam (delete) mana yang perlu jika dimasukkan secara emosi tanpa pertimbangan aqal yang wajar.




2) Terlebih gambar


Ramai di kalangan wanita hari ini sudah mempunyai facebook, mungkin sudah menjadi lumrah wanita yang biasanya inginkan kecantikan dan pujian terhadap kecantikannya. Oleh itu, semakin ramai wanita yang memuatkan gambar mereka, sama ada jarak dekat, sangat dekat ( sehingga memenuhi kotak gambar) dan jauh (beramai-ramai atau seorang diri). Ditambah pula lagi dengan gaya, aksi dan fesyen yang pelbagai.


Agak pelik juga kerana sebahagian mereka sudah bersuami dan kelihatan suami mereka memberikan sepenuh keredhaan atas tayangan gambar sedemikian kepada khalayak, tanpa sebarang rasa cemburu dan prihatin. Lebih merbahayakan, ramai pula lelaki yang menontonnya, sebahagiannya memberikan pujian, malah ada yang berani bergurau senda, dan membuat ‘lamaran' nafsu.


Lebih pelik, tuan punya facebook yang sepatutnya mampu mengawal dan memadam sebarang komen kurang etika, kelihatan membiarkan sahaja lamaran nafsu (seperti ajakan berdating, kahwin-padahal telah bersuami) tersebut di ruangan komentar gambarnya, tanpa rasa bersalah.


Berterusan bercanda mereka melalui ruang komentar, si lelaki dan wanita ada juga yang telah beristeri dan bersuami, cuma atas tiket kawan lama, sepejabat dan sebagainya, hal tersebut dibiarkan. Malah jika kedua-duanya masih bujang sekalipun, ia tetap BERDOSA dan SALAH di sisi Islam kerana ia termasuk dalam kategori larangan Allah ‘janganlah kamu menghampiri zina'.


Saya bimbang, ramai pula lelaki yang menjadi dayus dek kerana gambar isteri terdedah aurat ( atau menutup aurat kurang sempurna) ditayang sehabisnya di facebook. Baca perihal ciri lelaki dayus di sini .


3) Penyamaran


Lelaki menyamar sebagai wanita untuk menjadi friend dan seterusnya mendapat maklumat wanita. Ada dilaporkan juga, sebahagian lelaki berang kerana tidak diluluskan menjadi ‘friend' seseorang wanita. Akibatnya, si lelaki tidak mendapat kemudahan akses kepada gambar-gambar wanita tersebut. Bagi membolehkannya mendapat akses, terdapat lelaki yang mula menyamar menjadi wanita, meletakkan gambar mana-mana wanita yang boleh dijumpai secara mudah tertebaran di interent, diletakkan sebagai dirinya. Melalui cara itu, lelaki ini berjaya menjadi friend dan menonton seluruh gambar wanita terbabit dan berbuat apa yang disukainya dengan gambar itu.


Si wanita yang pada asalnya merasa selamat kerana merasakan dirinya telah menapis sebaiknya, rupanya masih terdedah gambarnya kepada yang orang yang tidak sepatutnya. Kerana itu, walau anda hanya membenarkan friend untuk menatapi gambar anda, pastikan semua gambar tersebut masih terhad dan terjaga.


4) Download gambar untuk simpanan dan tatapan.
Dimaklumkan juga, akibat dek kerana gambar wanita yang terlalu ‘bersepah' difacebook, terdapat lelaki berhati buas yang memuat turun gambar tersebut dan disimpan sebagai koleksi peribadinya. Justeru, sedarlah, mana-mana wanita yang dikurniakan Allah punyai ‘rupa' yang menurut pandangan ramai sebagai elok dan menawan. Golongan sebegini amat perlu sekali lebih berwaspada lebih daripada mereka yang lain.


Malangnya, golongan sebegini kelihatan lebih ghairah menjaja gambar mereka untuk mendapat lebih banyak pujian dan ...'DOSA'. Simpan sahajalah gambar-gambar 'kiut' (cute) anda, cukuplah ia buat tatapan suami. Cukuplah pujian rakan sekeliling yang benar-benar mengenali anda. Tidak perlulah tamakkan pujian manusia luar.


Tunggu sahajalah pujian para malaikat dan bidadari di Syurga nanti, terlampau tidak sabarkah wahai diri? Sedarilah, ke'kiut'an anda mungkin menjadikan sebuah rumahtangga hancur, kecemburuan wanita lain, kerana boleh wujud gejala suami yang membanding-bandingkan wajah dan tubuh anda dengan isterinya. Jika itu berlaku, pemilik gambar mendapat saham dosa.


5) Tagging gambar tanpa izin dan gambar silam yang membuka aurat.


Tagging atau menandakan sesuatu gambar yang disiar merupakan satu fungsi mudah untuk menyebarluaskan gambar seseorang termasuk diri sendiri kepada kenalan dan rakan. Malangnya fungsi ini menjadi sumber dosa yang banyak juga dewasa ini. Isu ini juga pernah ditulis oleh beberapa penulis lain seperti Ust Abu Umair dan Sdr Shahmuzir. Saya ingin menegaskan lagi tulisan mereka.


Ini adalah kerana, terdapat ‘trend' menyebarkan gambar-gambar lama, dan kemudian meletakkan tagging kepada individu di dalam gambar. Perlu disedari, setiap gambar yang di'tag', akan muncul dan boleh dilihat oleh semua friend, dan rakan kepada friend tersebut juga boleh menontonnya.


Ini boleh menjadi dosa, kerana :-
a- Sebahagian individu di dalam gambar terbabit mungkin dahulu tidak menutup aurat, tetapi kini telah menutup aurat. Justeru penyebaran gambarnya yang tidak menutup aurat adalah haram.
b- Individu terbabit berada di dalam rumah, bersama keluarga, justeru penutupan auratnya tidak begitu sempurna kerana di dalam rumah sendiri atau di dalam keadaan ‘candid', tetapi akibat ketidakperihatinan sebahagian ahli keluarga terhadap hal aurat. Gambarnya yang sedemikian tersebar. Sepatutnya, kita yang di'tanda' boleh dengan segera delete 'tag' itu, hasilnya walau gambar masih tersiar tetapi ia tidak mempunyai sebarang pengenalan. Itu paling kurang boleh dilakukan oleh individu yang prihatin dan berawas-awas. Namun malangnya, sebahagian pemilik facebook tidak sedar mereka boleh ‘untagged' nama mereka. Malah kalau mereka boleh untagged sekalipun, penyebaran gambar sedemikian tetap salah dan berDOSA di dalam Islam.
c- Gambar mengaibkan orang lain. Gambar yang disiarkan itu, walaupun menutup aurat, tetapi dalam situasi mengaibkan. Mungkin ia tidak mengaibkan individu yang menyiarkannya kerana dia dalam keadaan baik dan bagus. Namun rakannya berada dalam situasi mengaibkan, tambahan pula dia kini merupakan ‘seseorang' yang terhormat, punyai kedudukan baik di mata masyarakat,. Apabila gambar sedemikian disiarkan, ia mencemar nama baiknya. Penyiaran sebegitu sama seperti mengutuknya secara langsung di khalayak ramai, sama ada sengaja atau tidak, semua perlu sedar..anda mungkin bebas menyiarkan gambar anda, namun gambar orang lain. Keizinan perlu diperolehi terlebih dahulu sebelum siaran dibuat.




6. Mengutuk diri sendiri & kebaikan


Adakalanya terdapat juga wanita-wanita berpenampilan cukup solehah, berpakaian extra caution dalam bab aurat sewaktu zaman universiti atau sekolahnya. Namun sesudah masuk ke alam pekerjaan dan perkahwinan, imejnya berubah begitu drastik dengan make up cukup jelas menghiasi wajah, baju bekerlipan warnanya, yang tebal dahulu sudah jadi nipis, adakalanya tidak sempurna dan macam-macam lagi. Alasannya? Seribu satu macam. Suami pula mungkin bukan dari jenis yang cermat untuk menegur dan menasihat.


Yang menyedihkan, apabila tersiar gambar lamanya yang berpakaian extra caution lagi sopan di facebook, disiarkan oleh rakan-rkana lama. Tuan punya tubuh, kelihatan tanpa malu dan segan mengutuk dirinya sendiri sama ada secara langsung atau tidak langsung. Lahirlah kata-kata, ‘zaman aku ekstrem', ‘zaman solehah', ‘waktu innocent', zaman-zaman suci', 'itu zaman kuno dulu', 'itu masa duduk bawah tempurung' dan lain-lain frasa yang sepertinya.


Tanpa disedarinya, ia mendedahkan keaiban dirinya sendiri, apabila berkata zaman solehah, bermakna kini adakah dia mengaku tidak lagi solehah?, kini tidak suci?. dan lain-lain. Ia juga sekaligus seolah mengutuk pemakaian sopan dirinya dahulu. Ingatlah wahai diri, jika tidak mampu istiqamah atas pakaian dan penampilan dahulu, janganlah sampai mengutuknya. Kerana ia sama seperti mengutuk pakaian yang sopan lagi baik, seolah mendahulukan yang kurang baik.


KESIMPULAN


Itulah facebook, ia boleh menjadi sumber pahala, jika diguna dengan betul, boleh menjadi pemudah azab jika digunakan tanpa ilmu dan limitasi. Berhati-hatilah dan berpada-padalah pemilik facebook.


Niat untuk mendekatkan ukhuwwah antara rakan lama, sekolah dan sebagainya tidak sama sekali boleh menghalalkan sembangan mesra, gurauan senda di antara suami dan isteri orang, antara lelaki dan wanita yang bukan mahram. Ia hanya akan membawa kepada kemudaratan dan keruntuhan rumahtangga. Janganlah lagi mempermainkan nama 'ukhuwah' untuk berbuat dosa.


Ukhuwwah itu hanya terhad sesuatu yang membawa kepada ingatan kepada Allah, mengajak kebaikan dan menjauh kemungkaran. Lihatlah surah al-Hujurat dan fahamkan kalam Allah sebaiknya akan erti ukhuwwah di kalangan mukmin.






Sekian
Zaharuddin Abd Rahman
www.zaharuddin.net
3 Mei 2010


pada pandangan ana sendiri..tidak semestinya facebook sahaja..malahah laman sosial yang cukup "famous"seperti friendster,hi5,twitter atau mana2 laman sosial juga sama sahaja...terpulanglah pada sahabat2 untuk menerima atau menolak artikel ini..ana hanya sekadar berkongsi maklumat dengan sahabat smua..semoga allah sentiasa merahmati seluruh umat islam agar sentiasa peka terhadap isu2 yang sebegini..wallahualam...
assalamualaikum ya muslimin wa muslimat sekalian....semoga antum semua sentiasa dirahmati allah swt serta di limpah kan rahmatNya..insyaallah..=)
   ermm..hari nie ana tak de ape nak share artikel ngan sahabat2 smua..makluman ana skrang always busy ngn pelbgai mcm urusan...rasmi atau tak rasmi..test pun tak lame dah..doakan ana berjaya test khamis nie..bkan ape..sape2 pun berdebr2 ble tibe time test..tak kire la test ape pun..smua gerenti nak buat yang terbaik untuk dapat markah yang baik..same la mcm ana nie...ana nie bkan test ape,,just test jpj..lsen moto..moto atau kete sme jea..entah la knape hati nie berdebar2..time latihan semua ok..tapi rmai jugak yang terkandas ble test..ana harap ana lulus la test tu nanti..shbt2 smua tolong doakan ana yea....ana akan buat yang terbaik untuk test nie,,wlaupun hanya test moto...pada ana setiap prkara yang kite buat msti bersunggh-snggh..usaha itu kan tangga kjayaan..betul tak???..bile dah usaha sehabis daya...tak ckup jgak kalau kite tak berdoa dan bertawakal pada allah swt..yealah..setiap perkara msti kne usaha+tawakal+doa pada allah..allah kan Maha Agung...insyaallah kite akan dapat keberkatan dlam hdup ble kite sentiasa ingat pada allah..tak gitu ke shabat2??..tape msi ingat..kite jgan pernah ptus asa..lau kite ptus asa allah tak suke..betul kan??..sendiri2 jawablah yea...erm..ok lah..dah terlalau lewat ptang dah nie...ana pun kene off laptop nie..insyaallah lau ade ksempatan ana share la ilmu ngan shabat2 skalian...kerana allah ske ble kite berkongsi ilmu ngan orang...ana hrap ana dpat jgak share ape yang ana thu..insyaallah...
  ok lah..ana nak mintak dri dlu la....may allah blss you all smua...aaminn...
wassalam..=)

25 April 2010

Hijjaz-Kawan



kawan???siapa kawan kita sebenarnya??hanya kita mampu memilih sama ada kawan yang baik atau kawan yang tidak....